Polres Asahan Ringkus Tersangka Penganiayaan Atas Warga Aek Kuasan Suci Erliani

Polres Asahan Ringkus Tersangka Penganiayaan Atas Warga Aek Kuasan Suci Erliani

Ket Gambar: Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Jantanras IPDA M Khomaini saat mengawal korban keluar dari RSUD HAMS Kisaran.

kisaran.online l Asahan: Satuan Reserse dan Kriminal Polres Asahan berhasil meringkus WF (21), tersangka pencurian dan kekerasan terhadap Suci Erliani (19) warga Desa Rawa Sari Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan.

Warga LK VIII Tanah Tinggi Gunting Saga itu diamankan petugas, di  warung milik salah seorang warga, di Gunting Saga Kabupaten Labura, Senin (11/2/2019) malam.
 
"Tersangka terpaksa ditembak, karena mencoba melawan saat diamankan," kata Wakapolres Asahan Kompol M Taufik, didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja di RSUD H Abdul Manan Simatupang Kisaran.
 
Ricky mengungkapkan, kejadian yang menimpa korban berawal dari perkenalan di media sosial Facebook, beberapa hari sebelum kejadian.
 
Dalam komunikasi aplikasi pesan Facebook Messengger, korban ada meminjam uang sebesar Rp. 12 juta, dengan alasan untuk modal bekerja di Medan.
 
Meski menyetujui peminjaman, namun pelaku mengaku hanya memiliki uang sebanyak Rp. 8 juta. Kendati demikian, pelaku meminta imbalan dengan mengajak korban bersetubuh. Setelah itu, keduanya mengatur janji untuk bertemu.
 
"Pada pertemuan itu, ternyata korban menolak bersetubuh. Namun, pelaku memperkosa, dan melukai korban dengan pelepah sawit dan senjata tajam," ungkap Wakapolres.
 
Setelah melakukan tindakan keji itu, pelaku mengira korban telah tewas, dan menutupi tubuh korban dengan rerumputan.  Kemudian, pelaku melarikan sepedamotor Honda Supra X yang dikendarai korban dan satu unit handphone.
 
Sebelumnya, Suci Erliani ditemukan warga bersimbah darah, dan dalam kondisi tak sadarkan diri, di jalan perkebunan PT Socfindo, Afdeling VI, Desa Sengon Sari Kecamatan Aek Loba Kabupaten Asahan,  Minggu, (10/2/2018) malam.
 
Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Asahan Rosmansyah yang bertepatan hadir memberikan apresiasi kepada Polres Asahan atas pengungkapan kasus tersebut.
 
Penindakan yang dilakukan Polres Asahan itu, diharapkan mampu memberikan efek jera kepada pelaku, sekaligus membuat orang lain berpikir ulang untuk melakukan kejahatan.
 
"Patut kita apresiasi. Karena dalam 1 kali 24 jam, Polres Asahan mampu mengungkap kasus dan menangkap pelaku. Penindakan ini, kita harapkan bisa memberikan efek jera kepada pelaku," tandasnya. (kis-001)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook