Kemenag Asahan Dukung Pelayanan KUA Berbasis IT

Kemenag Asahan Dukung Pelayanan KUA Berbasis IT

Ket Gambar: Peserta kegiatan sosialisasi bimtek pelayanan KUA berbasis IT di Kantor Kemenag Asahan.

 

Kisaran.online | Asahan – Kementrian Agama (Kemenag) Asahan mendukung pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) berbasis Informasi Teknologi (IT). Hal ini dilakukan sebagai bentuk transformasi layanan masyarakat  di KUA menjadi lebih baik lagi, mengikuti perkembangan jaman digital. 

Dukunga tersebut diberikan dalam bentuk gelaran pelatihan dan bimbingan teknis peningkatan layanan KUA berbasis IT yang diikuti para operator SIMKAH (Sistim Informasi Manajemen Nikah) sebanyak 50 orang dari 25 Kecamatan se Kabupaten Asahan.

Acara tersebut, digelar oleh Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Asahan. Demikian dikatakan oleh Aprida Nasution kordinator kegiatan saat berbincang kepada wartawan, Selasa (20/8).

Lebih jauh, dalam kegiatan yang dibuka oleh Kepala Kemenag Asahan, Drs H Hayatsyah , M.Pd ini  juga melaunching aplikasi layanan SILABUN – NR (Sistim Aplikasi Laporan Bulanan Nikah Rujuk) yang dikembangkan oleh Abdi Negara Samosir selaku staf Bimas Islam Kankemenag Asahan melalui SIMKAH WEB yang bisa digunakan di kantor KUA se Kabupaten Asahan.

“Saat ini banyak sekali pekerjaan manual manusia yang digantikan oleh teknologi mesin. Artinya, suka tidak suka kita harus bertransformasi ke jaman digital termasuk untuk urusan pelayanan  masyarakat yang saat ini banyak beralih ke sistim digital layanan,” kata Hayatsyah saat membuka acara.

Dalam kesempatan itu, Hayatsyah juga berbepesan kepada seluruh operator SIMKAH di tiap tiap kantor KUA seluruh Kabupaten Asahan agar senantiasa mengikuti perkembangan teknologi digital dan mampu beradaptasi dengan cepat dalam bidang IT.

Karena menurutnya,  Pelayanan di Kantor Urusan Agama yang turut menjadi domain kinerja Kemenag Asahan merupakan bukti keseriusan Kemenag benar benar melayani masyarakat dengan maksimal dan prima apalagi berhadapan dengan tuntutan zaman.

Dalam kesempatan itu, Hayatsyah juga berpesan agar segera melakukan kordinasi dengan pihak Catatan Sipil dalam rangka menciptakan bank data Asahan Smart city dan terus mempelajari segala bentuk aplikasi IT yang sudah tersedia secara elektronik dalam layanan Kemenag seperti Simpenais, Siwak, Simkah, Ebi, E Planning Bimas Islam, Simas, Simbi dan E MTQ.

Adapun beberapa materi yang diikuti oleh para peserta diantaranya, pengawasan administrasi NR SIMKAH dengan narasumber Drs H Lahuddin Hasibuan MM dari Kasi Bimas Islam Kemenag Asahan, Pengelolaan adminisrasi narasumber Achmad Shafwan S.Sos,I M.Ak, admin operator Kanwil Kemenag Sumut, dan Layanan Sistim Informasi Nikah SIMKAH WEB disampaikan oleh Dian fakih Rizky sebagai fasilitator SIMKAH WEB tingkan Provinsi Sumatera Utara. (Kis-01)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook