2 Pelajar SMA Negeri 3 Kisaran Dongkrak Prestasi AFBK

2  Pelajar SMA Negeri  3 Kisaran Dongkrak Prestasi AFBK

Ket Gambar: Arif dan Andre menjadi Ujung Tombak disetiap pertandingan AFBK

Kisaran.online, Asahan : Academy Futsal Binaprestasi Kisaran atau yang lebih dikenal dengan sebutan AFBK salah satu Club Futsal yang ada di Kisaran. AFBK yang berdiri sejak tahun 2015 ini mulai menunjukkan prestasinya. Beberapa tropi mulai menghias lemari kaca AFBK.

Club yang meraih juara pertama di Liga AAFI (Asosiasi Akademi Futsal Indonesia) regional Asahan tahun 2018-2019 ini di asuh oleh sang pelatih bertangan dingin M.Iqbal Manurung.

Tidak sampai disitu saja, pelatih yang dikenal dengan senyum manisnya berhasil membawa AFBK ketingkat Nasional menjadi duta Sumatera Utara dan akan bertanding di Grand Champion AAFI Nasional di Jakarta pada tanggal 4 November 2019.

"Prestasi yang ditoreh AFBK tidak hanya dari polesan pelatih saja, semuanya berkat kerjasama tim, baik pemain,offisial dan managemen AFBK," ujar Iqbal.

Masih kata Iqbal kesuksesan AFBK ini salah satunya berkat 2 pemain kunci yang berasal dari SMA Negeri 3 Kisaran."2 orang pemain handal AFBK adalah Andre di posisi anchor dan Arif posisi Kiper." ujar Iqbal kepada kisaran.online di ruang kerjanya,Perumahan Wahyu Asri 10 jalan Gambas Kelurahan Siumbut Baru Kecamatan Kisaran Timur, Asahan (26/9/2019)

Ditempat terpisah Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kisaran Mufti melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Tumisrik memberikan apresiasi yang tinggi kepada AFBK yang bisa mendidik dan membawa siswanya ke Liga AAFI Nasional.

"Untuk prestasi siswa di bidang olah raga Futsal kita selalu dukung dan untuk hal yang positif apalagi yang berkaitan dengan SMA Negeri 3 kisaran kita siap dukung," ujar Tumisrik yang juga alumni dari SMA Negeri 3 Kisaran.

Kiper andalan AFBK Arief setiawan siswa SMA Negeri 3 Kisaran kelas 12 IPA 4 awalnya tidak menyangka bisa membawa AFBK ke jenjang Nasional.Arif yang sempat dipukul salah seorang suporter waktu AFBK mengikuti turnamen Predator Cup U17 di Batubara beberapa hari yang lalu, merasa optimis bisa meraih prestasi di AFBK.

"Disoraki, dicaci, dipukul dan diludahi sudah pernah saya rasakan dan semua itu saya jadikan motifasi bagi diri saya untuk menjadi pemain yang Profesional," ujar Arif anak dari Rusmayadi yang berprofesi sebagai tukang Jahit.

Sedangkan Andre Wijaya juga siswa dari SMA 3 Kisaran Kelas 12 IPA 1 yang diplot pelatih sebagai Anchor merupakan Ruh AFBK di setiap pertandingan.Siswa yang dikenal pendiam ini tetap fokus ke sekolah meski beberpa pelajaran sering tertinggal tapi tetap mengupayakan mengejar ketertinggalan tersebut, karena Andre mempunyai prinsip sekolah selesai prestasi di Futsal tercapai.

Meski anak seorang pedagang roti Andre tetap percaya diri bisa meraih prestasi di Futsal."Target saya bisa jadi pemain Futsal di PON Sumut 2024 dan pemain Timnas Indonesia,terimakasih AFBK dan SMA Negeri 3 Kisaran yang telah mendidik saya," ujar Andre.

TP Simbolon salah seorang alumni SMA Negeri 3 Kisaran yang juga sebagai pemerhati Futsal di Asahan merasa bersukur melihat kemajuan SMA Negeri 3 Kisaran, apalagi bisa mencetak atlet olah raga seperti saat Haornas kemarin siswa SMA Negeri 3 meraih juara pertama lomba lari 5K.

"Semua siswa SMA Negeri 3 Kisaran yang berprestasi di bidang olah raga berkat didikan guru olah raga Tumisrik, saya sangat respek dengan beliau yang satu leting sama saya di SMA Negeri 3 kisaran, pesan saya kapada adik adik di SMA Negeri 3 Kisaran teruslah berpretasi dan jauhi Narkoba, karena Narkoba adalah musuh kita bersama," katanya.(Kis-03)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook