Korbannya Kios Kecil, Waspadai Peredaran Uang Palsu di Asahan

Korbannya Kios Kecil, Waspadai Peredaran Uang Palsu di Asahan

Ket Gambar: Para pelaku sesaat diamankan dan diapit petugas di Polsek Kota Kisaran.

 

Kisaran.online | Asahan – Beberapa hari terakhir warga kota Kisaran dibuat resah dengan banyaknya beredar uang palsu yang ternyata sengaja disebar oleh oknum kelompok tertentu dengan modus membelanjakan uang seratus ribu di kios untuk membeli sebungkus rokok. Masyarakat dihimbau waspada.

Kejadian terakhir menimpa kios milik Nur Aini Manurung yang berada di Dusun IX Desa Serdang Kampung Teladan Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan. Dia didatangi seorang lelaki tak dikenal dan membeli sebungkus rokok dengan uang pecahan seratus ribu.

Usai menerima uang kepada korban, pelaku langsung menerima kembalian. Tak lama pemilik warung yang curiga setelah meraba pisik uang kertas yang diterimanya lalu tersadar dan membandingkan dengan uang yang asli.

Setelah menyadari bahwa benar uang tersebut adalah palsu kemudian korban menyuruh anak nya untuk mengejar pelaku yg telah pergi dengan mengendarai mobil Toyota dan setelah tiba di Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di depan pos polisi meranti melihat mobil pelaku, korban dan personil pos meranti memberhentikan mobil pelaku dengan di bantu oleh warga sekitar,kemudian keempat orang pelaku di amankan ke Pos Polisi Meranti.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh  Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo bahwa kedua pelaku pria bernama Irpan Harahap (33) warga Desa sitamiang Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan, Kota Padang Sidimpuan, Dedi Irwansyah Siregar (33) warga Desa Sei Limbat Dusun IV, Kecamatan Binjai Langkat, Kabupaten Langkat, diamankan bersama kedua rekan wanita mereka, Dea Surbakti (32) dan Yeni Lestari Lubis (42) keduanya warga Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Belawan I, Medan Belawan.

“Para pelaku sengaja mencari korbannya di warung atau kedai di desa-desa untuk mengedarkan uang kertas dengan cara membeli barang seperti rokok yang nilainya murah dengan mempergunakan uang kertas pecahan Rp 100.000 ribu palsu, sehingga kembalian uang dari pemilik warung mata uang kertas asli,”ujar Iptu Siswoyo, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/10).

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan menurut pengakuan keempat tersangka ini mereka telah menjalankan aksi yang sama di Desa Meranti pada sejumlah kios lainnya dan mengaku meraih dari seorang pria bernama Amrun Harahap, Warga Belawan.  Sementara barang bukti yang disita uang senilai Rp  3.750.000, dari para tersangka. (kis-02)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook