21 Calkades se-Kecamatan Pulau Rakyat Ucapkan Ikrar Pilkades Damai

21 Calkades se-Kecamatan Pulau Rakyat Ucapkan Ikrar Pilkades Damai

Ket Gambar: Para calon Kepala Desa (Kades) dari 6 Desa se-Kecamatan Pulau Rakyat menggelar Deklarasi Kesepakatan Pilkades Damai pada Pilkades serentak se-Kabupaten Asahan tanggal 18 Desember 2019 mendatang. Acara tersebut dipusatkan di Aula Balai Desa Mekar Sari, Kamis (07/11/2019).

 

 

kisaran.online | Asahan : Para calon Kepala Desa (Kades) dari 6 Desa se-Kecamatan Pulau Rakyat menggelar Deklarasi Kesepakatan Pilkades Damai pada Pilkades serentak se-Kabupaten Asahan tanggal 18 Desember 2019 mendatang. Acara tersebut dipusatkan di Aula Balai Desa Mekar Sari, Kamis (07/11/2019).

Dari enam desa itu adalah Desa Pulau Rakyat Pekan, Orika, Persatuan, Bangun, Mekar Sari dan Desa Sei Piring. Dengan jumlah 21 orang mengucapkan Ikrar Pilkades Damai yang dipandu oleh Eka Wahyudi calon Kades Mekar Sari.

Acara tersebut dihadiri Camat Pulau Rakyat Aspihan SH MH, Kasi PMK, Forkompimcam, para panitia Pilkades, Pj Kades, perangkat desa dan para Kadus serta BPD dari enam desa tersebut.

Camat Pulau Rakyat Aspihan SH MM dalam arahan dan bimbingannya mengatakan bahwa Pilkades ini adalah proses demokrasi yang langsung terjadi ditengah-tengah kita, dimana para calon Kades adalah kawan kita, saudara kita ,tetangga kita dan semuanya dekat dengan kita. Oleh karena faktor kedekatan itu, terkadang emosional tidak terkendali demikian dengan semangat yang meluap tinggi.

" Oleh karena itu, maka hari ini diadakan Kegiatan Deklarasi Kesepakatan Damai Pilkades yang bermaksud dan bertujuan agar Pilkades se-Kecamatan Pulau Rakyat ini benar-benar damai dan sejuk ditengah -tengah masyarakat dan warga desa kita " ujarnya.

Camat juga mengharapkan Pilkades Damai ini memberikan warna tersendiri bahwa Pilkades ini bukanlah suatu pertandingan yang luar biasa tetapi hal yang biasa karna ini adalah Pesta Demokrasi desa.

" Untuk itu kepada seluruh Panitia Pilkades, Pj Kades, Perangkat desa dibagian administrasi kantor dan Kadus untuk tetap bersikap netral dalam menyukseskan Pilkades Damai di Kecamatan Pulau Rakyat " harap beliau.

Selanjutnya Camat menyatakan, pihaknya tidak mau mendengar adanya unsur penyelenggara Pilkades, khusus pada Pj Kades bila berpihak nyata-nyata dalam hal berkomunikasi via WA, SMS dan mengumpulkan orang untuk diarahkan pada salah satu calon dan hal ini tidak diperbolehkan.

"Sukses Pilkades bila seluruh penyelenggara bersikap netral",ujarnya.

Sementara BPD sebagai penyelerasi desa, lanjutnya untuk ikut memantau pelaksanaan Pilkades, dan kepada para calon Kades dapat mengarahkan massa pendukungnya untuk menyampaikan informasi dari calonnya tentang misi dan visi yang sebenarnya dan jangan sampaikan keburukan dari para lawan.
” Sampakain misi dan visi yang sebenarnya dan laksanakan bila terpilih nantinya sebagai Kades " imbuhnya.

Disebutkannya, bahwa fenomena Pilkades tahun 2019 beda dengan tahun lalu, dimana warga luar desa dapat mencalon di desa lain seperti dua calon Kades di desa Sei Piring berasal dari desa Pulau Rakyat Tua.

" Dan hal ini jangan menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat karna semua itu telah diatur dalam sebuah aturan yang berlaku " tandas Camat.

Sementara itu Kapolsek Pulau Raja AKP AR Manurung dalam arahannya menghimbau seluruh Panitia Pilkades 6 desa dalam melaksanakan Pilkades agar mengikuti rambu-rambu yang sudah ditetapkan untuk menekan kecil kemungkinan komplin, demikian juga para calon Kades yang berkompetisi untuk siap dipilih dan tidak terpilih.

”Dan apabila tidak terpilih siap mendukung kegiatan Kades yang terpilih supaya tercipta suasana aman dan tentram. Karna, apabila terjadi komplin yang menimbulkan perbuatan melawan hukum, pihak Kepolisian tidak segan-segan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur hukum kepada massa pendukung maupun pada calon Kades dan hal itu pasti tidak mengenakan " ungkap Kapolsek seraya mengingatkan UU ITE telah diatur sanksi hukum dalam ranah politik yang menyangkut pembusukan pada salah satu calon Kades melalui media sosial. (Kis-04)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook