Giliran Jabatan 11 Pimpinan Tinggi Pemkab Asahan Dirotasi

Giliran Jabatan 11 Pimpinan Tinggi Pemkab Asahan Dirotasi

Ket Gambar: Pelantikan jabatan di lingkungan pemkab asahan

 

KISARAN.ONLINE | ASAHAN – Setlah melakukan perombakan terhadap 220 jabatan di lingkungan Pemkab Asahan, kini Bupati kini melakukan merotasi 11 jabatan pimpinan tinggi pratama jajaran Pemkab Asahan, Senin (6/1/2020) kemarin dalam pelantikan di Aula Melati Pemkab Asahan.

Adapun, posisi yang dilantik untuk jabatan asisten, kepala dinas dan staf ahli. Bupait Asahan, H Surya mengatakan rotasi ini hal yang biasa demi penyegaran jabatan dan pengoptimalan efektifitas visi misi Pemkab Asahan.

"Rotasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas pencapaian visi dan misi Pemkab Asahan," kata Surya, Senin.

Adapun, mereka yang diamanahkan jabatan baru yaitu Jhon Hardi Nasution dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan kini menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pengganti jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan adalah Bambang Hadi Suprapto yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Muhammad Rais dari Kepala Dinas Sosial saat ini diamanahkan menjadi Staf Ahli Bupati Asahan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Jabatan Kepala Dinas Sosial kini diemban oleh Syamsuddin yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Mohammad Azmy Ismail menggantikan posisi Syamsuddin menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. M Syarif yang sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, setelah pelantikan ini menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Mahendra menjadi Staf Ahli Bupati Asahan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Pengganti Mahendra adalah Sorimuda Siregar yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Selain itu ada tiga jabatan tinggi pratama yang kembali dikukuhkan dalam jabatan sebelumnya di lingkungan Pemkab Asahan yaitu Khaidir Afrin (Asisten Administrasi Umum), Zainal Arifin Sinaga (Kepala Badan Perencanaan Pembangunam Daerah) dan Ismet (Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah).

"Ketiga pejabat tinggi pratama ini kembali dikukuhkan karena dinilai memberikan prestasi pencapaian kinerja yang baik dalam 5 tahun selama menduduki jabatannya, sehingga diperpanjang berdasarkan penilaian tim panitia seleksi mutasi jabatan pimpinan tinggi pratama," jelas Surya. (Kis01)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook