Demi Bidik Tuan Rumah Cabor di PON 2024, KONI Asahan Siap Bantu DPRD Susun Ranperda Olahraga

Demi Bidik Tuan Rumah Cabor di PON 2024, KONI Asahan Siap Bantu DPRD Susun Ranperda Olahraga

Ket Gambar: Pengurus KONI Asahan saat menghadiri undangan dari Bapem Perda di Gedung DPRD Asahan.

KISARAN.ONLINE | Asahan -  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan pasca disusunnya kepengurusan baru terus berakselerasi dalam rangka mempersiapkan sarana dan prasarana olahraga yang memadani dan berstandard bagi atlit.

Hal itu juga, dalam rangka menjawab tantangan ketua umum KONI Sumatera Utara, Jhon Ismadi Lubis pada saat rapat kerja tahun lalu yang menantang pengurus olahraga di Asahan agar mempersiapkan salah satu cabang olahraga untuk menjadi tuan rumah bertepatan pada PON 20204 yang akan terselenggara di Sumut – Aceh.

“Tadi KONI Asahan telah menyampaikan pandangan umumnya, tentang rencana pembentukan perda (peraturan daerah) keolahragaan yang harapannya setelah perda ini lahir tidak hanya dapat merangsang atlit kita untuk berprestasi namun lebih dari itu hadir pula sarana dan prasarana infrastruktur olahraga di Asahan ini yang berstandart nasional,” kata Haris, ketua KONI Asahan saat dijumpai wartawan usai menghadiri undangan dari Badan Pembentukan (Bapem)  Perda  di gedung DPRD Asahan, Senin (13/1).

Haris juga tak menampik diantara poin pandangan umum yang disampaikan pihaknya tadi dalam rangka mempersiapkan Kabupaten Asahan untuk menjadi salah satu tuan rumah di PON 2024 sebagaimana janji dari Ketua KONI Sumut beberapa waktu lalu.

“Ya, ini semangat kami bersama khususnya di pengurus KONI Asahan yang kemarin baru menerima Surat Keputusan (SK) dari Sumut. Dan menjadi kebanggan bagi kita masyarakat Asahan apalagi kalau itu benar benar bisa terwujud,” sebut Haris.

Sementara itu, Sekretaris KONI Asahan Zainal Arifin Siagian menambahkan fokus lain dalam rencana penyusunan Perda Olahraga di Kabupaten Asahan yang melibatkan KONI itu adalah untuk memotivasi anak anak muda agar tak menjadikan olahraga bukan lagi sebagai hobi melainkan tujuan masa depan serta cita cita mereka.

“Jadi kedepan atlit berprestasi tidak hanya mendapatkan bonus dari pemerintah tapi juga mendapatkan jaminan masa depan (pekerjaan) tentu dengan demikian kedepan banyak anak anak Asahan yang terpacu untuk menjadi olahragawan,” jelas Zainal. (Per)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook