Hari Ini, 6 Warga Asahan Masuk ODP Covid-19

Hari Ini, 6 Warga Asahan Masuk ODP Covid-19

Ket Gambar: Simulasi penanggulangan Covid-19 di RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran, Rabu (18/3/2020)

kisaran.online l Kisaran: Sebanyak 6 warga Kabupaten Asahan masuk dalam orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona atau Covid-19 pada Kamis, (19/3/2020).

"Ada 6 pasien yang masuk dalam ODP Corona, hari ini," kata Kasi P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Syafrin Sanja Hutahaean saat ditemui kisaran.online.

ODP merupakan istilah bagi orang yang mengalami gejala panas badan dan gangguan saluran pernapasan. Serta pernah berkunjung ke daerah-daerah yang terinfeksi Covid-19.

Syafrin menerangkan, hal tersebut diketahui setelah melihat gejala dan riwayat perjalanan para pasien ke daerah yang terinfeksi Covid-19.

"4 pasien terpantau karena kesadaran untuk memeriksakan kesehatannya sendiri, sedangkan 2 ODP lainnya karena melihat riwayat perjalanannya, setelah pulang dari luar negeri," terang Syafrin.

Dalam kurun waktu satu minggu, dari Jumat (13/3/2020) sampai Kamis (19/3/2020), lanjut Syafrin, sebanyak 12 pasien masuk dalam ODP Covid-19. Namun dari ke-12 pasien tersebut, 6 pasien dinyatakan tidak terinfeksi.

"Jadi, dari mereka, engga ada yang statusnya naik menjadi PDP (pasien dalam pengawasan) atau Suspek (Corona)," jelas Syafrin.

Menurut Syafrin, pihaknya terus melakukan upaya dalam memutus mata rantai penularan virus yang telah mewabah hampir di seluruh dunia itu.

"Hanya saja, persoalannya, kami kesulitan mendapatkan alat pelindung diri (APD). Seperti masker, sanitaizer dan lainnya. Uang ada, tapi barangnya tak ada," katanya.

Kepada masyarakat, ia mengimbau supaya tetap menerapkan pola hidup sehat. Kemudian, juga mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari keramaian.

"Dan segera periksakan diri ke rumahsakit atau Puskesmas, jika mengalami gelaja panas badan dan ganngguan saluran pernapasan. Apalagi baru pulang dari daerah yang terinfeksi Covid-19," pungkasnya (Kis-001)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook