Anggota DPR RI, DR Hinca IP : Paragat Duta Besar Penyelamat Anak Muda dari Narkoba

Anggota DPR RI, DR Hinca IP : Paragat Duta Besar Penyelamat Anak Muda dari Narkoba

Ket Gambar: DR Hinca memberikan buku tentang Narkoba kepada mantan Paragat Desa Portu Iskandar Munir Siagian./Paimin

Kisaran.online | Asahan : Anggota DPR RI, DR. Hinca IP Panjaitan XIII SH MH ACCS melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Perseorangan di Desa Portu (Pulau Rakyat Tua) Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (19/3/2020) malam.


Kunker yang digelar di halaman rumah Iskandar Munir Siagian, Dusun VII desa setempat itu tampak dihadiri anggota DPRD Kabupaten Asahan Haidar Panjaitan, SH, Kepala Desa Pulau Rakyat Tua Hamzah Siagian SH, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangan lainnya.

Dalam pertemuannya kali ini Hinca membicarakan tentang penyadap nira atau dalam bahasa Batak Toba disebut Paragat, dan berkeinginan untuk membuat festival Paragat di Desa Pulau Rakyat Tua, khusus membuat gula merah. Hal itu sebagai bentuk penghargaan sekaligus untuk mengangkat derajat Paragat di Desa Pulau Rakyat Tua, sehingga harga gulah merah hasil agatan ini bisa tinggi harganya.

“ Festival Paragat ini sudah saya lakukan di Parapat tahun lalu, dan menjadi agenda tahunan. Jadi saya juga ingin membuat Festival Paragat di Desa Portu ini, khusus membuat gula merah “ ujar Hinca yang mendapat aspresiasi dari para Paragat maupun mantan Paragat desa setempat dan undangan yang hadir.

Menurut Hinca profesi Paragat luar biasa, dan berhati mulia. Dimana Paragat harus rela membagi niranya kepada orang yang meminta. Jika tidak, jangankan untuk mendapatkan hasil, syukur-syukur paragat tidak celaka “ cetusnya.

“ Jadi, bagi saya para Paragat adalah duta-duta besar untuk menyelamatkan anak muda dari narkoba. Saya berharap orang tua Paragat bisa melatih anak muda jadi Paragat, karena dikhawatirkan Paragat akan musnah, yang ada hanya tukang egrek buah kelapa sawit " ujarnya.

Dalam kesempatan itu Hinca juga bicara tentang narkoba dan memberikan buku kepada Paragat, berjudul 1. Indonesia Darurat Narkoba, 2. Indonesia darurat narkoba kecil, BNN sangat atau bubar.

" Saya yang akan bubarkan BNN kalau di desa ini masih ada narkoba. Untuk apa ada BNN, lagi pula anggaran negara cukup besar untuk BNN. Jadi sangar atau bubar " cetusnya.

Lanjut Hinca mengatakan, hampir kita semua tutup mulut karena narkoba ini. Dari penyelusurannya Asahan dan Labuhanbatu termasuk yang paling besar narkobanya.

" Target saya di komisi III DPR RI minimal bisa menyelamatkan satu orang anak muda warga Desa Portu keluar dari narkoba. Biarkan saya mengurusi gula merah di Portu ini dari pada mengurusi politik yang bikin pening kepala “ tandas Hinca. (Kis-04)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook