KNPI Asahan : Semangat Lawan Covid-19 Harus Sama Kuatnya dengan Lawan Narkoba

KNPI Asahan : Semangat Lawan Covid-19 Harus Sama Kuatnya dengan Lawan Narkoba

Ket Gambar: Pengurus harian DPD KNPI Asahan.

 

Kisaran.online | Asahan – Melihat semangat seluruh lapisan masyarakat bersama pemerintah daerah termasuk aparat penegak hukum yang bahu membahu dan bekerjasama membasmi covid-19 patut dicontoh. Apalagi semangat serupa jika dipraktikkan dalam penumpasan peredaran narkoba yang sampai saat ini juga masih banyak generasi muda jadi korbannya.

“Melihat semangat seluruh lapisan masyarakat di mulai dari pemerintah beserta aparat penegak hukum di negeri kita ini yang cukup serius mengantisipasi penyebaran virus corona kita sangat yakin dan percaya bahwa masyarakat di negeri ini masih memiliki kepedulian dan rasa saling menyayangi sesama saudaranya,” kata Oman Lukmanul Hakim, M.S ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Asahan saat berbincang kepada kisaran.online.

Didampingi pengurus KNPI Asahan lainnya, seperti sekretaris Halim Saragih, dan bendahara M Fauzi Panjaitan,  ia menilai jika semangat yang sama dari semua pihak bisa dipraktikkan dalam pemberantasan narkoba maka akan cepat pula peredaran narkoba sirna dari bumi pertiwi. Bahkan sedianya melawan narkoba lebih mudah dilakukan karena lawannya yang terlihat oleh mata, beda halnya dengan perlawanan dengan covid-19 yang tak Nampak wujudnya.

Oleh karena, ditambahkan Oman wajib hukumnya bagi kita semua untuk menuntaskan persoalan bahaya laten narkoba yang sedang menerpa negeri ini, meski saat ini pengalihan fokus lebih besar pada bencana penanggulangan covid-19.  

“Kami yakin dan percaya bahwa narkoba akan musnah jika kita memperlakukannya seperti mengatasi wabah Corona, karena virus Corona yang tidak terlihat wujudnya Insha Allah mampu kita atasi, apalagi Narkoba yang jelas-jelas nyata wujudnya,” terangnya sembari menambahkan, bahwa Corona mematikan kita seketika, sedangkan narkoba mematikan masa depan bangsa ini.

Sebelumnya berdasarkan keterangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko menyebutkan, ada peningkatan peredaran narkoba selama tahun 2019 dari tahun sebelumnya sebesar 0,03 persen. Pengguna paling banyak berusia 15 hingga 65 tahun dan menembus angka tiga juta orang. Narkoba ini bukan hanya di Indonesia, di seluruh dunia hampir sama. Tapi di Indonesia kita meningkat 0,03 persen. Lebih kurang jumlahnya 3.600.000 yang menggunakan (narkoba) di Indonesia.

Menurut data tersebut diatas bisa kita lihat bahwa Narkoba jauh lebih berbahaya karena dampaknya bisa menimbulkan aspek-aspek lain, misalnya Kematian, Kejahatan, dll.

Untuk itu, mari bersama-sama kita mengantisipasi peredaran Narkoba ini seperti menghadapi Covid-19, maka dengan begitu kita bisa optimis terhadap generasi muda kedepan untuk melanjutkan estafet Bangsa Indonesia ini.

“Hari ini kita salut dan bangga mempunyai senator seperti Bang Hinca Pandjaitan dan Bang Junimart Girsang yang cukup serius memerangi narkoba. Demikian juga halnya dengan Kapolda Sumatera Utara Abangda Maratua Sormin yang cukup lantang menyatakan tidak ada tempat penjahat di Sumatera Utara. Sebagai masyarakat kita harus mendukung sikap mereka,” ujar Oman mantap. (kis-02)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook