Pemuda Muhammadiyah Sumut Kecam Intimidasi Terhadap Kadernya di Dairi

Pemuda Muhammadiyah Sumut Kecam Intimidasi Terhadap Kadernya di Dairi

Ket Gambar: Logo Pemuda Muhammadiyah.

Kisaran.online | Asahan – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut) mengecam tindakan intimidasi serta tindakan premanisme yang dialami oleh salah seorang kadernya di Kabapaten Dairi. Atas tindakan itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum untuk memproses perbuatan tersebut sesuai dengan perundang – undangan yang berlaku.  

" Tindakan pengancaman yang dialami oleh kader kami di Dairi  tersebut telah mengganggu kenyamanan kami di tengah  fokusnya Pemuda Muhammadiyah melawan Wabah covid-19,"demikian dikatakan oleh Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Amrizal, melalui sekretaris umumnya, Miftah Fariz dalam keterangan persnya yang diterima wartawan di Kisaran, Jumat (10/7/2020).

Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa, 7 Juli 2020 kemarin di rumah Ari Yahsana Bancin yang juga menjabat sebaga sekretaris umum Pemuda Muhammadiyah Dairi di Jalan 45 Kelurahan Batang Beruh Kecamatan Sidikalang.

Melalui rekaman video yang beredar, beberapa pria tiba-tiba mendatangi rumah Ari Yahsana Bancin. Mereka diduga orang – orang suruhan seorang oknum. Tanpa alasan yang jelas,  mereka marah- marah dan memaki Ari Yahsana sembari mengeluarkan kata-kata kotor dan mengancam akan mencincang Ari jika keluar rumah.

"Tindakan ini akan kami bawa ke jalur hukum karena perbuatan mereka telah meresahkan saudara kami khususnya dan organisasi Pemuda Muhammadiyah pada umumnya,” kata Miftah.

Perbuatan oknum dengan cara – cara premanisme tersebut, lanjut Mifah melanggar pasal 53 ayat 1 KUHP tentang Percobaan jo Ancaman kekerasan Pasal 368 ayat 1 KUHP jo perbuatan tidak menyenangkan Pasal 355 KUHP .

“Kami akan mengusut kasus ini serta meminta Kapolda Sumatera Utara untuk menindak langsung kejadian ini, karena dilakukan dengan cara-cara premanisme dan nyata, sebagaimana slogan Kapolda Sumatera Utara tidak ada tempat untuk pelaku kejahatan di Sumatera Utara,” tegas Miftah sembari menegaskan  Pemuda muhammadiyah Sumatera utara akan turun langsung mengawal kejadian ini sampai tuntas. (Kis-02)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook