Camat Kisaran Timur Akan Bentuk Tim Kepung Kampung Demi Bantu Kondusifitas Pilkada

Camat Kisaran Timur Akan Bentuk Tim Kepung Kampung Demi Bantu Kondusifitas Pilkada

Ket Gambar: Camat Kisaran Timur saat menggelar rakor di kelurahan Kisaran Naga.

Kisaran.online | ASAHAN  - Kecamatan Kota Kisaran Timur (Kistim) akan membentuk Tim Kepung Kampung yang di dalamnya terdiri dari  Lurah, Kepling, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan unsur masyarakat dalam rangka menjaga wilayahnya tetap kondusif dalam pemilu yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020.

 

Hal tersebut dalam rangka mengantisipasi  politik uang serta kampanye hitam yang dapat merusak tatanan masyarakat serta menghambat pembangunan Kabupaten Asahan untuk 4 tahun kedepannya. Demikian dikatakan oleh Plt Camat Kisaran Timur, Rahmad Hidayat saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) di Kelurahan Kisaran Naga, Senin (16/11).

 

Rakorpem yang dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur yang dihadiri oleh Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah, TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Kepala Lingkungan, Ketua LPM, Kader Posyandu, bilal manyit hingga guru mengaji. Rencananya rakorpem ini akan berlanjut ke seluruh kelurahan yang ada di kecamatan Kisaran Timur. 

 

"Tim kepung kampung ini nantinya akan membantu menjaga kondusifitas masyarakat di wilayah kecamatan Kisaran Timur pada Pilkada, serta mensosialisasikan mengajak masyarakatnya datang ke TPS dan mematuhi protokol kesehatan saat melakukan pemilihan nantinya," kata Rahmad Hidayat. 

 

 

Rahmad juga mengingatkan selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan pelayan masyarakat sudah seharusnya memberikan pelayanan dengan penuh rasa tanggung jawab fan maksimal. Kepada Lurah, Kepling dan perangkat lainnya agar dapat memperhatikan warga-warganya yang memerlukan bantuan, terutama kepada masyarakat miskin atau kurang mampu.

 

"Perhatikan warga-warga kita yang kurang mampu atau miskin, bantu mereka dalam pengurusan KTP, KIA, Akte Kelahiran, Akte Nikah bagi Nasrani yang belum tercatat di catatan sipil dengan berkoordinasi dengan TP PKK. Dan itu semua gratis tanpa dipungut bayaran, karena kita ada untuk masyarakat" tegasnya. (Kis-01)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook