Di Kecamatan Rahuning Asahan, Sebulan Terakhir Dua Pria Gantung Diri Diduga Karena Cinta

Di Kecamatan Rahuning Asahan,  Sebulan Terakhir Dua Pria Gantung Diri Diduga Karena Cinta

Ket Gambar: Ilustrasi.

Kisaran.online | ASAHAN – Masih lagi segar ingatan warga di Desa Perkebunan Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan  perihal ES pemuda 28 tahun yang mengakhiri hidup pada seutas tali di pohon rambutan pada 22 November 2020 lalu diduga perihal asmara percintaan, kini kejadian dan motif serupa kembali terjadi di kecamatan yang sama.

 

Bagaimana tidak, gegernya warga Dusun II Desa Gunung Melayu pada Sabtu (19/12/2020) pagi membuat warga seakan tidak percaya. Pemuda desa itu, berinisial DK (31 tahun) memilih cara yang sama dengan ES dalam hal menghadap Sang Pencipta. Kuat dugaan juga karena motif asmara percintaan yang kandas.

 

Informasi yang dihimpun dari beberapa warga setempat mengatakan, pagi sekitar pukul 05.30 WIB, Katini yang merupakan nenek korban bermaksud hendak mengambil air wudhu, tiba-tiba terkejut melihat cucunya tersebut terkulai lemas dengan leher tergantung di sumur dengan seutas tali nilon yang biasa digunakan untuk mengikat ternak lembu.

 

Sementara itu Kapolres Asahan melalui Kapolsek Bandar Pulau, AKP Ali Yunus Siregar dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa itu, di duga kuat korban nekad gantung diri karena hubungan asmara, terbukti korban sebelum gantung diri sempat menulis surat yang berbunyib" Ayah takut kehilangan bunda, ayah mengakhiri hidup ini bukti sayang ayah sama bunda, doakan aku mendapat yang terbaik disisinya, Amin Ya Robbal Alamin ". (Kis-02)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook