Update 8 Januari 2021, Covid-19 di Asahan Total 460 Kasus Terkonfirmasi

Update 8 Januari 2021, Covid-19 di Asahan Total 460 Kasus Terkonfirmasi

Ket Gambar: Update harian terbaru Covid-19 di Asahan.

 

 

Kisaran.online | ASAHAN -   Perkembangan terkini kasus positif Covid – 19 di Kabupaten Asahan berdasarkan dari data yang dikelola oleh Tim Survelians Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan hingga 8 Januari 2021, telah terdapat seluruhnya 460 kasus terkonfirmasi

 

Dari total kasus terkonfirmasi tersebut, 68 orang diantaranya masih menjalani perawatan, 368 dinyatakan sembuh dan 24 orang meninggal dunia. Hal itu berdasarkan data yang diperoleh dari Satgas Penanganan Covid – 19 melalui Kabid Media Cetak dan Elektronik, Arbin Ariadi Tanjung berdasarkan Tim Pemantauan Survelians Covid-19 dari seluruh daerah di Asahan, Jumat (8/1/2021).

 

Disebutkan, berdasarkan data terbaru hasil rekapitulasi sebaran Covid – 19 yang dikelola Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan hari ini per tanggal 8 Januari 2021 terdapat penambahan lima kasus baru dalam sehari. Sementara itu, pemenmuan kasus terkonfirmasi terbanyak terdapat di kecamatan Kisaran Timur yakni 107 kasus dan Kecamatan Kisaran Barat 102 kasus.

 

Arbin Tanjung juga menyampaikan peta persebarannya hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Asahan, kecuali kecamatan Sei Kepayang Barat. Adapun 24 Kecamatan yang saat ini menjadi daerah persebaran Covid – 19 itu antara lain kecamatan Aek Songsongan 37 kasus, Bandar Pasir Mandoge 23 kasus, Teluk Dalam dan Pulau Rakyat 19 kasus, Air Joman 18 kasus, Rawang Panca Arga 17 kasus.

 

Kemudian, Pulo Bandring 14 kasus, Sei Dadap 13 kasus, Meranti 12 kasus, Simpang Empat 11 kasus, Setia Janji 9 kasus, Bandar Pulau dan Air Batu 8 kasus, Buntu Pane 7 kasus, Tinggi Raja, Tanjungbalai, Silau Laut 6 kasus, Rahuning, Aek Kuasan 5 kasus, Sei Kepayang Timur, Sei Kepayang 2 kasus dan Aek Ledong 1 kasus terkonfirmasi.

 

“Walau pun berdasarkan update harian tidak ada penambahan kasus baru, namun seluruh elemen masyarakat Asahan diminta untuk dapat mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah guna mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebarannya, “ tandasnya. (Kis-01)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook