Dinas Kominfo Asahan Sesalkan Pemutusan Jaringan Listrik olehj PLN

Dinas Kominfo Asahan Sesalkan Pemutusan Jaringan Listrik olehj PLN

Ket Gambar: Kepala Dinas Kominfo H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos MSi

kisaran.online l Kisaran Kepala Dinas Kominfo H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos MSi, menyesalkan atas tindakan pemutusan aliran listrik yang dilakukan PLN ULP Kisaran di Dinas Kominfo Kabupaten Asahan.

Sebab, jauh sebelum pemutusan Dinass Kominfo sudah melayangkan Surat Permohonan Penundaan Pembayaran Rekening Listrik akibat proses di Simda dan SIPD belum sinkron. Yang mengakibatkan, pencairan uang belum bisa dilakukan,

“Namun Pihak PLN ULP Kisaran Nampaknya tidak memperdulikan Surat Permohonan Tersebut dan Tetap melakukan Pemutusan pada Hari ini,” kata Rahnat Hidayat Sirega, di Kisaran, Jumat (29/01/2021).

Menurut Hiadayat, dengan pemutusan jaringan listrik di instansi yang dipimpinnya itu, menyebabkan pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan jaringan Internet tidak dapat dilakukan. “Termasuk Informasi Covid 19 melalui Running Teks Juga Lumpuh" tegas hidayat.

Lebih lanjut Rahmat Hidayat Siregar, menjelaskan awal tahun ini, bukan hanya Kab Asahan, tapi kabupaten/kota dan provinsi seluruh Indonesia belum bisa melakukan pembayaran, karena ada perubahan aplikasi untuk laporan keuangan, sebelumnya namanya Simda dan diganti Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), dan aplikasi perubahan ini belum bisa digunakan.

"Sekarang sudah ada petunjuk dari Menteri kembali lagi ke Simda tapi harus dihubungkan dengan SIPD. Sehingga seluruh Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia masih mengerjakan itu, dan belum bisa digunakan karena masih dalam proses," jelas Hidayat.

Hidayat juga mengatakan bahwa PLN adalah bagian dari pemerintah sebaikanya ikut berperan dalam hal ini, karena pada dasarnya Pemkab bukan tidak mau bayar. Melainka semata mata hanya karena keterlambatan sinkronisasi SIMDA dan SIPD.

",Kan tidak mungkin kita menggunakan uang Pribadi untuk kepentingan Dinas. Karena uang Pemkab harus digunakan untuk kegiatan Pemkab sesuai dengan tanggal diguankan. Saya akui PLN mempunya beban dan target, namun semua itu harus memperhatikan kepentingan masyarakat banyak, dan jangan karena masalah ini pelayanan publik dikorbankan," jelas Hidayat.

Sementara itu Pihak PLN I Komang Sudiadnyana saat dikonfirmasi perihal Pemutusan aliran listrik di beberapa OPD Kabupaten Asahan menjelaskan bahwa pelaksanaan Pemutusan ini berdasarkan Perintah dari PLN Wilayah.

Manager PT PLN ULP Kisaran, Rosi Hasibuan saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021), mengatakan 44 kantor diantaranya Kantor Bupati, Kantor Camat Kistim, Inspektorat, Kominfo, Koperindag, Kolam Renang, dan gedung lainnya. Berdasarkan standar operasional PLN telah mengeluarkan invoice untuk tagihan kepada Pemkab Asahan.

Nmun tidak ditanggapi, sehingga disampaikan surat untuk pemutusan bila tunggakan tidak dilunasi, dan terakhir dilakukan pemutusan sementara pada hari ini. (Kis-001)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook