Tega!! Seorang Ayah di Asahan Cabuli Anak Kandung

Tega!! Seorang Ayah di Asahan Cabuli Anak Kandung

Ket Gambar: Polres Asahan meringkus 3 tersangka atas dugaan tindak pidana pencabulan/persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

kisaran.online l Kisaran: Seorang Ayah berinisial SS (61), warga Asahan, tega mencabuli putri kandungnya sendiri yang masih remaja belia. Tidak cuma sekali.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan tersangka telah berulangkali sejak 2016 yang lalu. Terakhir, tersangka melakukan perbuatannya itu pada Oktober 2020 yang lalu.

"Tersangka melakukan perbuatannya saat rumah dalam keadaan sepi," ungkap Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto dalam pemaparan kasus di Polres Asahan, di Kisaran, Rabu (17/2/2020).

Kapolres mengungkapkan bahwa modus yang dilakukan tersangka adalah bujuk rayu dan nafsu. Tersangka kerap meyakinkan korban bahwa apa yang dilakukannya bukan masalah.

"Enggak apa-apa. Enggak Ayah apa-apain kau," kata tersangka kepada korban setiap kali melampiaskan nafsunya. Tersangka diringkus pada Rabu (3/2/2020) setelah menerima laporan dari keluarga korban.

Selain SS, Kapolres menambahkan bahwa pihaknya juga meringkus dua tersangka lainnya, S (49) dan AS (18) atas dugaan tindak pidana pencabulan/persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Perbuatan S terhadap anak tiri, sedangkan AS terhadap muridnya sendiri. AS merupakan salah satu tenaga pengajar di sekolah swasta. Kedua-duanya juga warga Asahan. "Motifnya juga bujuk rayu dan nafsu. Saat ini, para tersangka masih ditahan untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (3) jo pasal 81 ayat (1) dan pasal 81 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pada kesempatan itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat supaya tidak abai terhadap upaya-upaya  perlindungan anak.  Seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mendeteksi dini potensi kekerasan dan kejahatan yang mengintai anak. (Kis-001)

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook