Pohon Pisang Ditanam Misterius di Jalan Poros Desa Piasa Ulu

Pohon Pisang Ditanam Misterius di Jalan Poros Desa Piasa Ulu

Ket Gambar: Pohon pisang yang ditanam secara misterius di Desa Piasa Ulu Dusun I / Paimin.

Kisaran.online, Tinggi Raja | Empat batang pohon pisang tertanam misterius di jalan poros Dusun I Desa Piasa Ulu, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sabtu (6/1/2018).

 Anehnya tak satupun warga masyarakat yang mengetahui siapa menanam pohon pisang ditengah jalan diatas tumpukan gundukan tanah bercampur lumpur itu. 

"Saya tidak tahu siapa yang menanam pohon pisang itu, saya pas melintas tadi di jalan itu sudah ada tanaman pohon pisang", kata Supriadi (50) warga Piasa Ulu kepada wartawan.

Supriadi menduga pohon pisang tersebut ditanam sebagai bentuk kekecewaan warga Kepada Dinas Pekerjaan Umum Asahan yang tidak segera memperbaiki kerusakan jalan poros yang menghubungkan beberapa desa di wilayah Kecamatan Tinggi Raja. Akibatnya, menghabat perekonomian masyarakat sekitar karena terkendala jalan rusak untuk menukar hasil pertaniannya.

Sementara itu, warga lainnya mengaku juga tidak mengetahui siapa orang yang menanam pohon tersebut. Namun salah seorang warga setempat bernama Pangat, (6/1/2018) membenarkan adanya pohon pisang yang sengaja ditanam di jalan. Tapi ia tidak tahu sejak kapan pohon pisang tersebut ditanam dan siapa yang menananya.

"Saya tidak tau siapa yang menanam, karena saya baru tahu pagi saat keluar dari rumah melihat pohon pisang ditanam", katanya.

Pangat juga mengira penanaman pohon pisang itu bentuk kekecewaan warga yang sudah lama menginginkan perbaikan jalan yang rusak tersebut. "Saya mengira itu bentuk kekecewaan warga karena jalan yang sudah lama rusak itu tidak segera diperbaiki," cetus Pangat 

Kepala Desa Piasa Ulu, Imam Agustinus yang dikonfirmasi wartawan mengaku belum mengetahui perihal pohon pisang tersebut. Terkait jalan yang rusak, hal itu disebabkan intensitas hujan yang turun terus menerus dalam beberapa bulan belakangan ini. 

Kendati demikian, pihaknya sudah memohon kepada perusahan perkebunan sekitar, PTPN IV Air Batu dan PT. Pulahan untuk bantuan perbaikan tetapi belum ada realisasinya. 

"Pening tak tau kayak mana solusinya, padahal sudahdua 2 orang saya tugaskan untuk merawamerawat jalan yang rusak tapi tak mampu karena kerusakan jalan sudah cukup parah", katanya.

Kades juga mengaku empat tahun ia menjabat sebagai kepala desa Piasa Ulu sudah mengusulkan melalui Musrenbang jalan mantap hotmix, tapi belum ada terealisasi. Malah jalan lain di 3 desa wilayah Kecamatan Tinggi Raja sudah dibangun pengaspalan jalan hotmix.

 "Timbul kecemburuan bagi kami, kenapa jalan kami belum juga terealisasi padahal kerusakannya paling terparah", ungkapnya.

Camat Tinggi Raja, Yaser mengatakan dia belum menerima laporan tentang pohon pisang yang ditanam. "Itu orang-orang yang tidak bertanggungjawab, Pemerintah sudah berupaya untuk perbaiki jalan dengan pinjam alat berat perusahaan tapi masyarakatnya tidak mau gotongroyong", ucapnya.

Camat minta warga dapat mengerti cuaca sekarang ini hujan yang terus menerus turun mengakibatkan jalan rusak. "Mari sama-sama pikirkan dengan bergotongroyong kita perbaiki jalan, kalau kita tidak berbuat kapan jalan bisa baik", ujar Yaser. (Kis-04).

    Berita Terkait

    Ada 6 Komentar untuk Berita Ini

    • adinda laswati

      16 Desember 2018 - 05:06:23 WIB

      Keren ;ho mas , sangat mereke https://kamarkosan.wordpress.com/
    • Essen Oplosan Untuk KIlo Gebrus Ikan Patin

      18 Januari 2019 - 13:14:23 WIB

      Terimakasih
      https://goo.gl/yS1xdk
    • Umpan Serbuk Ikan Patin Kilo Gebrus

      19 Januari 2019 - 09:54:32 WIB

      Terimakasih https://goo.gl/vc7J9a
    • Umpan Ikan Patin Harian Dengan Essen Katilayu

      26 Januari 2019 - 11:12:00 WIB

      terimakasih
    • Essen Oplosan Untuk Kilo Gebrus Ikan Lele

      26 Januari 2019 - 15:45:17 WIB

      terimakasih https://goo.gl/wu7dy8
    • Umpan Ikan Mas Yang Cocok Di Musim Hujan

      22 Februari 2019 - 15:00:23 WIB

      Terimakasih infonya https://goo.gl/8uCHoN

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook