Paslon NURI Ajukan Gugatan Pilkada Asahan ke MK


kisaran.online Asahan: Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Asahan Nomor Urut 1 Dr. Nurhajizah Marpaung - Henri Siregar (NURI) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

Selaku Pemohon, Nurhajizah-Henri memohon pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Asahan tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan 2020.

Permohonan tersebut telah tercatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Eektronik (e-BRPK) Permohonan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020, dengan registrasi perkara Nomor 83/PHP.BUP-XIX/2021.

Henri Siregar membenarkan permohonan tersebut. "Iya. Kita memang sudah mengajukan permohonan dan sudah tercatat dalam e-BPRK, MK," kata Henri saat dikonfirmasi, Rabu 20/1/2020).

Kendati demikian, Henri yang juga Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Asahan itu enggan berkomentar terkait materi perkara. Ia berdalih bahwa seluruh persoalan telah diserahkan kepada tim kuasa hukum yang telah ditunjuk: Irfan Surya Harahap, SH dkk.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Asahan Hidayat mengaku telah mengetahui perselisihan hasil pemilihan itu. Selaku Termohon, pihaknya telah mempersiapkan diri, termasuk menyiapkan tim kuasa hukum untuk menghadapi persidangan.

"Alhamdulillah, siap 100 persen," kata Hidayat singkat, Selasa (19/1/2021).

Berdasarkan perhitungan suara Pilkada Asahan 2020, perolehan suara masing-masing paslon, Nurhajizah-Henri memperoleh sebanyak 101.124 suara. Paslon Surya-Taufik memperoleh 139.005 suara, sedangkan Paslon Rosmansyah-Winda sebanyak 67.985 suara. (Kis-001)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url