Dua Kader Terbaik Siap Pimpin IMM Asahan


Kisaran.online | ASAHAN – Dua kader terbaik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Asahan siap berkompetisi merebut simpati pemilihnya ditingkatan komisariat jelang Musyawarah Cabang (Muscab) PC IMM Asahan- Batubara yang akan terlaksana pada tanggal 6 Februari 2021 mendatang.

Dua kader, asset IMM  terbaik disebut-sebut maju mencalonkan diri untuk memimpin organisasi otonom di  persyarikatan Muhammadiyah ini. Keduanya adalah Yogi Rahman Feriza Ginting dan  Khairul Sukri.

Kedua pasangan calon berkeyakinan memiliki tujuan yang sangat menarik dan sangat bagus untuk memajukan IMM cabang Asahan Batubara. Kisaran.online kemudian mewawancarai keduanya, pada Kamis (4/2/2021).

Yogi Rahman, yang dikonfirmasi meyakini IMM pada masanya nanti jika ia diamanahkan untuk memimpin akan fokus pada 3 gerakan substansial.

“Pertama, gerakan substansial, dimaksudkan untuk menanamkan kembali nilai dasar perjuangan Muhammadiyah, karena IMM sebagai sayap dakwah Muhammadiyah. Di ruang mahasiswa akan menjadi penerus, pelangsung serta penyempurna perjuangan Muhammadiyah maka nilai dasar itu harus terpatri dalam diri Kader IMM,” kata Yogi.

Kedua, lanjutnya gerakan substansial dimaksudkan untuk mengembalikan Intelektual akademik karena mandat dari tujuan IMM sendiri,yakni “Mengusahakan terbentuknya Akademisi Islam yang Berakhlak Mulia dalam rangka mencapai Tujuan Muhammadiyah”.

“Maka kader IMM harus menjadi ahli di bidang akademiknya masing-masing,” tegasnya.

Ke tiga, Gerakan Substansial adalah gerakan Ilmu.

“ Allah telah mengingatkan dalam surat Mujadilah ayat 11 tentang ilmu. Maka kita harus berwawasan dan memiliki analitis thinking yang kuat. Karena IMM organisasi perkaderan yang akan di diasporakan untuk menjadi kader persyarikatan,kader umat dan kader bangsa,” pesnnya.

Sementara itu, terpisah calon lainnya Khairul Sukri memiliki keyakinan untuk mewujudkan gerakan IMM sebagai gerakan intelektual yang mengabdi untuk kepentingan umat dengan tanpa meninggalkan pada spiritualitas islam sebagai landasan gerakan.

“Liberalisasi kader serta pemberdayaan kader  menuju kesadaran kolektif kolegial sehingga tercapai visi dan misi IMM. Kemudian harmonisasi dan sinergitas dengan pihak internal dan eksternal,” ujarnya sembari mengharapkan jelang Muscab nanti bisa berjalan dengan lancar dan aman. (Kis-02)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url