Komunitas Sedekah Keroyokan Berbagi Kehagatan Bersama Yatim dan Dhuafa


 

kisaran.online l Asahan: Menyediakan makanan khas pada momen hari raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi bagi umat muslim. Namun, pada masa pandemi seperti sekarang ini banyak umat muslim yang penghasilannya menurun, bahkan untuk makan sehari-hari pun sulit.

Kondisi itulah yang membuat Relawan Komunitas Sedekah Keroyokan berinisiatif membuat Program berbagi Parcel untuk Dhuafa beserta memberi amplop berisi uang tunai untuk anak yatim.

Selama kurang lebih 10 hari Komunitas Sedekah Keroyokan yang berdomisili dikota Kisaran berkolaborasi dengan Sahl Project Jakarta mengumpulkan Donasi sebesar Rp. 5.300.000,-

Kemudian pada senin, 10 Mei 2021 para Relawan membelanjakan hasil Donasi tersebut untuk kebutuhan Parcel.

Risky Chaniago selaku Ketua Komunitas Sedekah Keroyokan mengatakan "InsyaAllaah Setiap apapun yg di berikan dapat memberi kebermanfaatan. Apalagi kondisi Covid 19 saat ini belum usai sehingga semakin meningkat masyarakat yg sulit dalam segi ekonomi.

“Dan saya juga berharap, semoga Sedekah Keroyokan bisa terus berkontribusi membantu masyarakat dhuafa di Kabupaten Asahan. Do'akan kami juga sebagai relawan Sedekah Keroyokan hendaknya selalu di beri kesehatan agar terus menebar kebaikan,” ujarnya.


Relawan aktif Sedekah Keroyokan, Dea Ananda menyebutkan, sebanyak 15 Paket Parcel dan 20 Amplop berisi uang tunai untuk anak Yatim dan Dhuafa telah tersalurkan pada hari ini (12/05/21) tepat sehari sebelum hari Raya Idul Fitri. Semua penerima manfaat berdomisili di Kabupaten Asahan yakni Desa Lubuk Palas, Pangkal Titi, Siumbut-umbut dan Pulo Bandring.

"Alhamdulillah untuk program perdana Komunitas Sedekah Keroyokan dibulan Ramadhan tahun ini telah terlaksana dengan baik. Dan insyaAllaah para penerima manfaat benar-benar orang yang sangat membutuhka,” tuturnya.

Dia berharap program ini bisa dilaksanakan kembali di Ramadhan tahun depan. “Tak lupa saya mewakili teman-teman Relawan mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh orang baik yang berdonasi sehingga program ini bisa terlaksana, terkhusus Sahl Project Jakarta & Es Gak Beres kota Kisaran yang menjadi Donatur utama program ini,” tukas Dea. (Kis-001)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url