5 Kurir Sabu Jaringan Internasional di Tuntut Hukuman Mati

 

Kisaran.online, Asahan : Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menuntut hukuman mati terhadap 5 terdakwa kurir jaringan Internasional dengan barang bukti sebanyak 57 kg sabu dan 5.000 butir pil ekstasi.

Ini yang dikatakan Kajari Asahan Aluwi yang diwakilkan oleh Kasi Intel Josron Malau didampingi Kasi Pidum Aben Situmorang dan Christin Sinaga saat pres release di aula Kejari Asahan jalan WR Supratman Kisaran, Kamis (18/11/2021)

"Kelima terdakwa masing-masing berinisial Ha alias A, Sof alias I, JS, AFS alias Bu dan MP," ungkap Kasi Intel Kejari Asahan.

Kasi Intel juga mengatakan, para pelaku ditangkap berawal dari penemuan diduga Narkoba jenis sabu yang dilanjutkan penggerebekan, Sabtu (17/4/2021) di Desa Bagan Asahan Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan.

Dari para pelaku berhasil disita barang bukti berupa 55 bungkus teh Cina merk Guanyinwang berisikan diduga sabu seberat 57.799 gram atau 57 Kg lebih dan 5.000 butir pil ekstasi seberat 1.191 gram.

Josron juga menambahkan kelima terdakwa merupakan kurir Narkoba jaringan internasional dan memiliki peran yang berbeda yakni ada yang membawa dari laut, ke pinggiran serta menaikkan ke darat.

"Tuntutan pidana hukuman mati kita jatuhkan karena tidak ada hal yang meringankan, merusak generasi bangsa dan tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan Narkoba," ujarnya dengan tegas

Ditambahkan Josron, berdasarkan keterangan dari terdakwa diketahui para tersangka sudah sering melakukan aksi menjadi kurir, namun baru kali ini tertangkap.

"Kasus ini kita pecah menjadi 3 berkas. Tuntutan yang kita berikan sesuai Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009. Persidangan dipimpin majelis hakim DR Salomo Ginting SH (ketua), Joshua Sumanti, Anita Meilyna (anggota) dan JPU dari Kejari Asahan Aben Situmorang SH (Kasi Pidum) bersama Christin Sinaga," ujar Kasi Intel mengakhiri.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra, bersama anggota DPR RI Hinca Panjaitan menggelar konferensi pers pengungkapan kasus ini. Ada 57 kg sabu dan 5.000 butir pil ekstasi dari Malaysia yang ditemukan.

"Barang buktinya ada 55 bungkus kemasan teh China berisikan narkoba yang setelah ditimbang seberat 57.799 gram dan 5.000 butir pil ekstasi asal Malaysia," kata Kapoldasu.

Penangkapan dilakukan di salah satu jalur pelabuhan tikus wilayah perairan Asahan pada Rabu (14/4). Para pelaku sempat berupaya melarikan diri dan meninggalkan barang bukti sabu.

"Namun polisi terus memburu pelaku ini hingga berhasil ditangkap pada hari Sabtu (17/4) di rumahnya," jelasnya.(kis-03)


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url