Cegah Penyebaran COVID-19, Dinkes Aceh Minta Peran Serta Keluarga


Salah seorang petugas kesehatan memberikan vaksin kepada lansiadi Calang, Selasa (23/11/2021).

kisaran.online I Aceh:  Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya menyatakan peran serta keluarga sangat menetukan untuk menyukseskan program vaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan orang tua lanjut usia. 

“Vaksinasi bagi para lansia di Aceh Jaya ini sangat dipengaruhi oleh ajakan para keluarga yang ada di rumah, karena tanpa ajakan langsung orang tua vaksin lansia sulit dilaksanakan,” kata Kasi Surveline dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya, Cut Nazimah di Calang, Selasa (23/11/2021).

Ia menyebutkan hingga saat ini baru sebanyak 1.334 orang tua lanjut usia yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, dari 3.025 lansia yang ada di Kabupaten setempat.

Ia mengatakan realisasi vaksinasi Lansia tahap pertama baru sekitar 22,44 persen dan tahap ke dua hanya 266 orang lansia atau 4,47 persen.

“Peran aktif dari keluarga sangat membantu untuk peningkatan vaksinasi bagi para lansia di Aceh Jaya, karena ada sebagian dari mereka tidak bisa datang sendiri karena harus didampingi,” katanya.

Ia mengajak para keluarga untuk mengajak orang tuanya untuk melakukan vaksinasi paling tidak untuk melakukan pemeriksaan karena boleh tidaknya vaksinasi juga disarankan oleh para dokter yang ada di gerai vaksinasi.

Sementara itu, sebanyak 5.329 warga lanjut usia (lansia) di Kota Banda Aceh telah menjalani vaksinasi Covid-19 hingga dosis kedua, dari total 6.661 lansia yang telah menerima vaksin tahap pertama.

"Sampai dengan hari ini jumlah lansia yang sudah vaksin kedua mencapai 5.329 atau 39,49 persen dari sasaran yang ditetapkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh Lukman, di Banda Aceh, Selasa (23/11/2021).

Lukman mengatakan, sasaran vaksinasi lansia Banda Aceh ditetapkan sebanyak 13.493 orang, dari itu sekitar 49,4 persen atau 6.661 lansia sudah selesai menerima suntikan dosis pertama.

Seperti diketahui, Pemerintah Banda Aceh menargetkan vaksinasi terhadap lansia di ibu kota provinsi Aceh itu ditargetkan sampai 40 persen hingga dosis kedua, dan sejauh ini telah mencapai 39,49 persen.

Lukman menyampaikan, dalam upaya mengejar vaksinasi tersebut, terus melakukan program door to door (pintu ke pintu) dan meminta peran keluarga untuk membantu agar vaksinasi terhadap lansia yang sampai hari ini telah dilakukan hingga tahapan ketiga.

"Program door to door sudah tahap tiga untuk vaksinasi lansia, dan vaksinasi ini memang menjadi prioritas," ujarnya.

Lukman menegaskan, vaksinasi lansia menjadi fokus karena mereka sangat rentan terpapar Covid-19, serta banyak yang menderita penyakit penyerta (komorbid).

"Vaksinasi pada kategori masyarakat yang lainnya juga masih berjalan, kita fokus lansia karena mereka sangat rentan terpapar," katanya.

Dalam kesempatan ini, Lukman juga menyampaikan secara umum masyarakat di Banda Aceh yang telah menjalani vaksinasi hingga dosis kedua yakni 100.664 orang atau 52 persen dari target 190.289 orang.

Total 100.664 hingga dosis kedua tersebut, kata Lukman, terbagi dari tenaga kesehatan 7.721 orang, petugas publik 27.425 orang.

"Lalu, untuk warga lansia sudah mencapai 5.329 orang, masyarakat umum 52.456 dan remaja sebanyak 7.733 orang," demikian Lukman.

Dinas Kesehatan Banda Aceh melalui puskesmas sampai hari ini masih terus melakukan penyuluhan keliling kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19 tersebut.Selain itu juga pemerintah meminta bantuan dan peran serta keluarga demi suksesnya pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi lansia dan masyarakat lainya,pintanya. (Kis-001)


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url