Oknum BPD di Asahan Terdakwa Kasus Penipuan Disidangkan

Kisaran.online | Asahan – Pengadilan Negeri (PN) Kisaran menggelar persidangan kasus penipuan dengan terdakwa oknum Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) salah satu desa di Asahan, Zulkifli Sinurat. Sidang tersebut, dipimpin oleh hakim Nelson Angkat, digelar pada Senin (27/12/2021). 

Terdakwa Zulkifli Sinurat hadir langsung ke ruangan sidang di PN Kisaran karena berstatus tahanan kota.

Dalam sidang perdana yang digelar, hakim ketua harus menunda jalannya persidangan karena kuasa hukum terdakwa tidak hadir.

Nelson, selaku hakim ketua meminta kuasa hukum terdakwa untuk hadir pada persidangan yang diagendakan ulang minggu depan.

Dikutip dari laman sistim informasi penelusuran perkaran (SIPP) Pengadilan Negeri Kisaran, data umum pada nomor perkara 1114/PidB/2021/PN Kis, bahwa pada bulan Desember 2019 terdakwa yang merupakan ketua BPD Desa BP Mandoge menemui Saksi Syafrudin Haryanto Sinurat yang merupakan ketua Ketua Pengelola Pasar Desa di Desa BP Mandoge beberapa kali untuk meminta sejumlah uang hasil Pengelolaan Pasar Desa BP Mandoge.Uang tersebut diberikan saksi kepada terdakwa untuk pengurusan pembuatan Perdes tentang Pasar Desa.

Selanjutnya pada bulan April 2020 terdakwa kembali menemui Saksi Syafrudin Haryanto Sinurat untuk meminta uang setoran PAD Pengelolaan Pasar Desa BP Mandoge dengan alasan untuk mempercepat pembuatan pembuatan Perdes tentang Pasar Desa BP. Mandoge, oleh karena sudah ada 2 (dua) kali permintaan uang namun Peraturan Desa Tentang Pasar Desa BP Mandoge belum juga keluar.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHPidana,” demikian bunyi dari isi data perkara tersebut.  (Kis-02)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url