Camat Air Batu Apresiasi Kinerja Kajari Asahan

 

Kisaran.online, Asahan : Baravo !!!, 2 jempol buat Kejaksaan Negeri Kabupaten Asahan yang telah menyelesaikan Keadilan secara Restoratif.

Ini yang dikatakan Camat Air Batu H Syahputra SE MM kepada awak media terkait penyelesaian kasus KDRT terhadap salah seorang warga Desa Hesa parlompongan Kecamatan Air Batu kabupaten Asahan, Selasa (19/4/2022)

"Sebagai Pimpinan Kecamatan saya apresiasi kinerja Kepala Kejaksaan Negeri Asahan Dedyng Wibiyanto Atabay, S.H, M.H bersama tim, yang telah menyelesaikan Keadilan secara Restoratif," kata Camat yang dikenal ramah terhadap warganya.

Sebelumnya pada Senin, 18 April 2022, telah dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKP-2) atas nama tersangka Ade Kurniawan Alias Ade berdasarkan Keadilan Restoratif melanggar Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Subs Pasal 351 Ayat (1) KUHP. 

"Penghentian penuntutan tersebut telah disetujui oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara karena telah memenuhi persyaratan yang diamanatkan Jaksa Agung RI dalam Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020," ujar Kajari Asahan Dedyng Wibiyanto Atabay, S.H, M.H.


Berawal dari tersangka Ade Kurniawan yang merupakan anak kandung dari Korban Suyani meminta surat tanah milik Suyani namun tidak diserahkan karena mengetahui tujuannya untuk digadaikan. 

Karena emosi, tersangka memukul korban menggunakan 2 (dua) buah kursi plastik yang mengakibatkan luka memar pada lengan kiri Ibunya.

Setelah dilakukan upaya perdamaian, tersangka menyesali perbuatannya dan telah dimaafkan oleh ibunya. Selanjutnya dilakukan ekspose yang disetujui oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. 

"Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 berisikan, Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, Tindak pidana hanya diancam dengan pidana denda atau diancam dengan pidana penjara tidak lebih dari 5 (lima) tahun, Telah dilaksanakan proses perdamaian dimana tersangka telah meminta maaf dan korban sudah memberikan permohonan maaf, Tersangka berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatannya, Proses perdamaian dilakukan secara sukarela, dengan musyawarah untuk mufakat, tanpa tekanan, paksaan dan intimidasi," tambah Kajari Asahan.

Bersama kasi Pidum Aben Situmorang dan tim Kajari Asahan selain memberikan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKP-2) atas nama tersangka Ade Kurniawan Alias Ade, Kajari juga mengembalikan 2 kursi yang di jadikan sebagai barang bukti dan di saksikan oleh kepala dusun IV Desa Hesa Perlompongan Kecamatan Air Batu Erwin.(kis-03)


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url